Google_plus Pinterest Vimeo RSS
  • CS 1: 08971979095
    CS 2: 0895401538547
  • Instagram
  • Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi

    Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi
    Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi
    Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi

    Jika kalian pernah berlibur ke daerah Prambanan, kalian pasti tidak asing dengan tempat wisata Tebing Breksi. Tebing Breksi merupakan salah satu wisata lokal yang yang dikelola dan dibentuk oleh warga sekitar, lebih tepatnya warga Sambirejo. Pada kesempatan kali ini, penulis akan membahas tentang Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi. Langsung aja yuk disimak.

    Sebelum menjadi tempat wisata, Tebing Breksi termasuk salah satu cagar budaya layaknya Gunung Api Nglanggeran, Candi Ratu Boko, Candi Prambanan dan lain-lain dikarenakan Tebing Breksi merupakan endapan sedimen abu vulkanik yang berasal dari Gunung Api Nglanggeran.

    Pada awalnya Tebing Breksi hanyalah sebatas tebing yang menjadi mata pencaharian dari warga Sambirejo dan sekitarnya karena sering ditambang. Entah sejak kapan warga mulai menambang ditebing tersebut. Penambangan berlanjut hingga awal tahun 2000-an. Pada tahun 2005, Tebing Breksi mulai terbengkalai.

    Tapi ditengah terbengkalainya tebing tersebut, banyak orang-orang yang datang ke Tebing Breksi hanya untuk menikmati senja disore hari, terutama anak muda. Mereka akan naik ke puncak tebing dan menanti matahari terbenam. Disamping itu, dari puncak terbing akan disuguhkan pemandangan berupa panorama Gunung Merapi dan Merbabu.

    Mulai dari situ warga memiliki ide dan pemikiran bahwa Tebing Breksi memiliki potensi wilayah yang bisa dijadikan sebagai tempat wisata. Tebing Breksi mulai diperbaiki satu persatu. Dengan menggunakan jasa seniman lokal, batu-batuan mulai dipahat sedemikian rupa membentuk tokoh pewayangan, tangga dan panggung juga dibangun sedemikian rupa. Semua dilakukan agar menarik wisatawan untuk datang ke Tebing Breksi.

    Pada awal pembangunan, warga dibantu dengan dana yang diberikan oleh pemerintah, melalui peran Gubernur DIY. Dana awal yang diberikan pemerintah untuk pembangunan tempat wisata Tebing Breksi berkisar 100 juta, lalu pada tahap pembangunan selanjutnya, pemerintah  memberikan dana sekitar 750 juta.

    Sehingga melalui dana tersebut terciptalah Tebing Breksi seperti yang sekarang kita lihat. Tebing Breksi sekarang sudah disulap sedemikian rupa indahnya oleh warga yang dibantu oleh seniman lokal dan sudah menarik banyak wisatawan.

    Untuk harga tiket masuk Tebing Breksi, tidak dipatok harga tertentu. Kita hanya perlu memberikan dana seikhlasnya untuk masuk kesana karena dana yang diberikan akan dialokasikan untuk pembangunan Tebing Breksi. Kita hanya perlu membayar parkir yang tersedia sebesar 2000 untuk motor dan 5000 untuk mobil.

    Bagi kalian yang ingin menuju Tebing Breksi, kalian bisa melewati rute menuju Candi Prambanan. Lalu saat tiba dipertigaan Prambanan, kalian belok selatan dan terus mengikuti jalan kurang lebih 7 km sampai menemukan palang penanda untuk menuju ke Candi Ijo. Setelah mengikuti arah menuju Candi Ijo, akan terdapat palang yang menunjukkan arah ke Tebing Breksi.

    Tidak hanya Tebing Breksi, kalian juga bisa membaca artikel lain di web Hostel Jogja ID sepert Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Gembira Loka serta Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Candi Prambanan. 

    Jadi bagaimana ? Apa kalian tertarik untuk menikmati indahnya matahari terbenam dan panorama Gunung Merapi dengan harga yang sangat murah ? Tebing Breksi adalah solusi untuk kalian.

    Kamu sedang membaca artikel tentang Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi dan kamu bisa menemukan artikel Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi ini dengan url https://www.hosteljogjaid.com/2018/11/sejarah-tarif-dan-perkembangan-wisata-tebing-breksi21.html, kamu boleh menyebarluaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi ini sangat bermanfaat bagi teman-temanmu,namun tolong cantumkan link Sejarah, Tarif dan Perkembangan Wisata Tebing Breksi sebagai sumbernya ya!.