Google_plus Pinterest Vimeo RSS
  • CS 1: 08971979095
    CS 2: 0895401538547
  • Instagram
  • Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta

    Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta
    Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta
    Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta—
    Malioboro adalah salah satu tempat wisata paling populer di Yogyakarta. Walaupun sejatinya Malioboro hanyalah sebuah jalan, namun apa yang ada di jalanan itu merupakan daya tarik yang memikat para wisatawan, baik lokal maupun asing.

    Bagaimana Malioboro bisa menjadi tempat wisata seperti sekarang? Kenapa bernama Malioboro? Dan apa yang bisa kita lakukan di Malioboro? Hostel Jogja Murah melalui artikel ini akan mencoba Mengupas Tuntas Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta, mulai dari sejarah, asal muasal nama, wisata yang ditawarkan, dan yang lainnya. 

    Kita bisa menyebut Malioboro sebagai pusat berburu cinderamata. Semua barang khas Yogyakarta bisa kamu dapat di sini. Di sisi kiri dan kanan berjejer orang-orang yang berdagang kaos, batik, blangkon, dan berbagai kerajinan tangan. Jalanan Malioboro memiliki trotoar yang sangat luas sehingga wisatawan dapat dengan bebas berjalan kaki di Malioboro, sambil melihat-lihat berbagai cinderamata yang ditawarkan. 

    Asal muasal nama Malioboro memiliki dua versi yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini. Versi pertama adalah bahwa nama itu diambil dari nama seorang bangsawan Inggris bernama Marlborough ketika Indonesia berada di bawah kekuasaan Inggris pada tahun 1811 sampai 1816. Versi kedua menyebutkan bahwa nama Marlboro berasal dari Bahasa Sansekerta yang dapat diartikan sebagai Karangan Bunga. Hal ini karena dulu setiap kali Keraton Yogyakarta tengah mengadakan upacara atau kegiatan, Jalan Malioboro selalu dipenuhi dengan karangan bunga. 

    Malioboro sendiri awalnya merupakan jalanan sepi yang hanya digunakan orang untuk pergi ke Keraton. Kemudian orang Tionghoa mulai masuk ke Yogyakarta, dan membuka bisnis perdagangan di jalan itu. Lama kelamaan wilayah itu semakin ramai, dan meluas sampai ke Stasiun Tugu. Karena itu banyak kita jumpai warga Tionghoa yang masih bermukim di sekitar Malioboro. 

    Sekarang wilayah Malioboro membentang dari Titik Nol Kilometer hingga ke Stasiun Tugu. Di sepanjang jalan penuh dengan toko-toko penjual souvenir, seperti gantungan kunci, miniatur andong, pernak pernik, bahkan perhiasan seperti emas dan perak. Selain itu juga banyak toko-toko yang menjual jajanan khas Yogyakarta seperti Yangko, Bakpia Pathok, Geplak, dan masih banyak lagi. 

    Di malam hari, Malioboro menawarkan wisata kulinar khas Yogyakarta. Warung-warung menggantikan toko-toko yang tadi siang memenuhi trotoar. Tikar-tikar digelar, menawarkan konsep kuliner lesehan bagi para wisatawan. Beberapa hidangan yang tersedia seperti Gudeg, Brongkos, Mangut Lele, Soto, Sate klathak, dan masih banyak lagi. 

    Selain itu, lokasi Malioboro sendiri berdekatan dengan Titik Nol Kilometer, Pasar Beringharjo, Museum Vredeburg, dan banyak tempat wisata lainnya. Biasanya setelah wisatawan puas menjelajahi berbagai tempat wisata, mereka akan pergi ke Malioboro naik andong ataupun jalan kaki, membeli buah tangan untuk di bawa pulang. 

    Jadi kalau kamu sedang liburan di Yogyakarta, jangan lupa untuk pergi ke Malioboro. Tempat ini merupakan tempat wajib yang harus kamu kunjungi, seperti yang orang banyak bilang, “Belum ke Jogja kalau belum ke Malioboro.” 

    Kamu sedang membaca artikel tentang Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta dan kamu bisa menemukan artikel Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta ini dengan url https://www.hosteljogjaid.com/2018/11/kupas-tuntas-tentang-tempat-wisata.html, kamu boleh menyebarluaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta ini sangat bermanfaat bagi teman-temanmu,namun tolong cantumkan link Kupas Tuntas Tentang Tempat Wisata Malioboro Yogyakarta sebagai sumbernya ya!.